For details about bluehers.com.Best knockoff watches.On The Online Website best luxury replica watches.Bonuses rolex replicas for sale amazon.Wiht 80% Discount https://www.montrerepliques.com/.pop over to this website https://cheapreplicawatch.net/.click for source fake richard mille.hop over to this site replica watches for sale in usa.redirected here the best replica watches in the world.next page www.gzwatches.com.my sources https://www.homeswatches.com/.pop over to this site quality replica watch.find more attorneywatches.check my source omega replica watches.discover this info here https://www.sextagheuer.com/.costly and then again, the copies are of less expense. franck mueller replica.click here to find out more richard mille replica.click this site https://www.petswatches.com/.Fast Delivery bell and ross replica watches.

Pesan Taqwa untuk Keluarga Pendamba Surga

pesan-taqwa-untuk-keluarga-pendamba-surga

Defult-nya, manusia punya kecenderungan atau selalu ingin berbuat baik. Sebagaimana hadist Nabi Shalallahu ‘alaihi wasalam yang diriwayatkan Muslim, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Aku menciptakan para hamba-Ku semua dalam keadaan hanif (lurus dan cenderung pada kebenaran), lalu syetan datang kepada mereka dan mengharamkan pada mereka apa yang Aku halalkan pada mereka”. Di Hadist lain Nabi Shalallahu ‘alaihi wasalam juga bersabda “semua bayi (yang baru lahir) dilahirkan atas fitrah (cenderung kepada Islam), lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikannya orang Yahudi, Nasrani atau Majusi” (HR Bukhari dan Muslim).

Kedua Hadist diatas jelas menerangkan bahwa manusia diciptakan dengan fitrah keislaman, memiliki kecenderungan pada kebenaran dan berbuat kebaikan. Fitrah itu ibarat benih yang baik, yang apabila benih itu dirawat dengan sungguh-sungguh maka kelak ia akan menjadi tanaman yang menyenangkan hati penanamnya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah, (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya” (QS Ar-Rum : 30)

Allah menghadirkan fitrah Islam dalam setiap diri manusia, maka tugas manusia sebagai individu ialah berkewajiban membangun ketaqwaan dan harus mati dalam keadaan muslim, tersebab fitrah Islam yang ada dalam dirinya, sebagaimana firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 102, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan muslim” (QS Ali Imran : 102).

Dalam ayat lain Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman:

Wahai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) dan Allah menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya, dan dari keduanya Allah memperkembangkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (periharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi mu” (QS An-Nisa : 1).

Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan manusia dari diri yang satu, yaitu Adam. Setelah itu Allah mengembangbiakkan manusia dengan keturunannya kemudian Allah memerintahkan untuk bertaqwa, karena esensi dari penciptaan manusia adalah untuk kembali ke surga, dan surga hanya ditempati oleh orang bertaqwa.

 “Hai manusia, Sungguh Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah yang paling bertaqwa. Sungguh Allah Maha Mengetahui, Mahateliti” (QS Al-Hujurat: 13)

Ayat diatas menjelaskan bahwa yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya adalah ketaqwaan disisi Allah. Al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulallah pernah ditanya tentang siapakah manusia yang paling mulia, dan Rasulallah menjawab bahwa manusia yang paling mulia disisi Allah adalah mereka yang paling bertaqwa.

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalah-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar” (QS Al-Ahzab : 70-71)

Terbangunnya ketaqwaan seseorang menjadi standar kemuliaan dihadapan Allah, bahwa yang paling mulia diantara manusia ialah yang paling bertaqwa, dan hanya Allah lah yang mengetahui ketaqwaan seorang hamba-Nya, sebab Rasulallah juga bersabda bahwa taqwa itu adanya di hati.

Maka, akumulasi segala perbuatan yang manusia lakukan harus mengarah pada ketaqwaan yang kesemuanya akan mengantarkan manusia kepada surga, termasuk dalam berkeluarga. Dan laki-laki sebagai kepala keluarga adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam mengajarkan taqwa kepada keluarganya sebab ketaqwaan orang tua kepada Allah Subhanahu wa ta’ala adalah bentuk penjagaan bagi anak-anaknya.

Ketaqwaan harus hadir dan menghiasi keluarga muslim, karena ketaqwaanlah yang akan mendatangkan keberkahan dan keberkahan menjadi hal penting untuk terus dijaga sehingga dengan keberkahan itu bisa mengantarkan keluarga kepada surga. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (QS An-Nahl : 97)

 

*Inspirasi tulisan dari Mata Kuliah Parenting Nabawiyah

Oleh : Dede Rohayati

Mahasiswi AGA Angkatan 7

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Open chat
1
Assalamu 'Alaikum
Apakah ada yang bisa kami bantu? _